Buah Sukun, Ini Akar Sejarah dan Manfaatnya

ALFIKR.CO- Sukun adalah buah yang dihasilkan oleh tanaman Artocarpus altilis. Bentuknya bulat hingga cenderung lonjong. Warnanya hijau terang dan akan berubah menjadi kuning kecoklatan saat matang. Untuk beberapa varietas ketika matang berwarna oranye kemerahan.

Orang-orang Eropa menyebut buah sukun ini sebagai buah roti (breadfruit), karena ketika dipanggang teksturnya menjadi empuk seperti roti. Di negara-negara Pasifik Selatan buah sukun dimanfaatkan sebagai makanan pokok. Di Polinesia Prancis bahkan menyebut sukun sebagai “Pohon Kehidupan”. Namun di Indonesia buah sukun sebatas makanan fungsional atau sekadar penganan.

Mengutip globalbreadfruit.com, tanaman asli sukun ternyata disebut berasal dari kawasan Oceania, sebuah daerah yang membentang mulai dari bagian timur Indonesia hingga ke bagian barat Amerika.

Oceania mencakup wilayah Melanesia (mulai dari kepulauan Maluku, Papua Nugini hingga ke Fiji), Micronesia (mulai dari Mariana, Palau hingga ke Kiribati) dan Polynesia (mulai dari Hawaii, Selandia Baru hingga ke Easter Island). Di Jawa, penyebaran sukun diperkirakan berasal  dari Maluku pada masa perdagangan rempah di akhir zaman Majapahit.

National Tropical Botanical Garden menulis, peredaran varietas sukun yang dianggap asli berasal dari Kepulauan Melayu sejak 3000 tahun lalu. Dari kawasan ini menyebar ke seluruh kawasan tropis Pasifik Selatan pada zaman prasejarah.

Lebih lanjut, pengenalan buah sukun ke Dunia Baru juga dihubungkan dengan perjalanan yang tak terlupakan dari Kapten William Bligh di HMS Bounty pada tahun 1769, sebuah pelayaran yang direkomendasikan oleh Kapten James Cook, yang telah melihat sukun di kepulauan Pasifik dan menganggapnya akan sangat berguna sebagai bahan makanan untuk budak di Hindia Barat. Ekspedisi tersebut menjadi salah satu petualangan berlayar termegah sepanjang masa.

Manfaat Buah Sukun

Dikutip dari healthbenefitstimes.com, buah sukun selain memiliki akar sejarah yang kuat bahkan dianggap sebagai buah yang melegenda, ternyata juga memiliki sisi manfaat bagi kesehatan tubuh. Manfaat dari buah yang telah ditanam di 90 negara di seluruh dunia ini, yaitu:

1. Kesehatan kardiovaskular

Sukun merupakan sumber kalium yang sangat baik. Nutrisi ramah jantung ini membantu mengurangi tekanan darah dalam tubuh dan mengontrol detak jantung dengan mengurangi efek natrium.

2. Baik untuk Kulit

Konsumsi jus sukun secara teratur membuat kulit tampak bercahaya dan awet muda. Kandungan vitamin C yang ada pada sukun membantu meningkatkan produksi kolagen yang memberikan elastisitas pada kulit.

3. Mengurangi diabetes

Sukun mengandung banyak serat yang membantu dalam menekan dampak diabetes pada tubuh manusia.

4. Tidur lebih nyenyak di malam hari

Sukun telah dikenal untuk membantu seseorang tidur dengan kandungan magnesiumnya yang tinggi, yang merupakan mineral yang berhubungan langsung dengan peningkatan kualitas, durasi, dan ketenangan tidur.

5. Membantu pencernaan

Serat dalam sukun mengeluarkan racun dari usus. Ini menghindari penyakit yang berhubungan dengan pencernaan seperti mulas, keasaman, maag dan gastritis, menghilangkan senyawa beracun dari usus. Selain itu, sukun melindungi selaput lendir usus besar dengan menangkal bahan kimia penyebab kanker dari usus besar.

6. Untuk Kesehatan Tulang

Untuk memperkuat tulang dan menjauhkannya dari penyakit, salah satu nutrisi terpenting bersama kalsium adalah asam lemak omega.

7. Kesehatan Gigi

Mengonsumsi bunga sukun bakar dapat membantu derita sakit gigi. Mengoleskan daun sukun di lidah juga bisa membantu dalam menyembuhkan sariawan.

8. Penguat Energi Alami

Asupan serat pada sukun dapat membantu tetap merasa kenyang tanpa ada asupan kalori. Ini membantu dalam menjaga tingkat energi dengan cara yang efektif. Seseorang merasa aktif tanpa adanya penumpukan kalori atau lemak di dalam tubuh, serta menjaga kadar kolesterol tetap terkendali dan menghindari penyakit jantung.

9. Mengobati Ketombe, Gatal & Rambut Rusak

Sukun sebenarnya merupakan sumber asam lemak omega 3 dan omega 6 yang baik, yang tentunya mengkondisikan rambut, mengurangi kerusakan rambut. Asam lemak yang terkandung dalam sukun membantu mengurangi ketombe dan rasa gatal. Ini juga mencegah peradangan kulit kepala dan kematian sel serta mencegah rambut rontok.

10. Resistensi terhadap infeksi

Sukun mengandung antioksidan dalam jumlah yang baik yang membantu tubuh mengembangkan resistensi terhadap agen infeksi. Ia juga mencari radikal bebas berbahaya dari tubuh yang menyebabkan penuaan dan penyakit terkait usia lainnya.

Berita Lainnya

Facebook about this post