Refleksi Maulid Nabi Muhammad SAW, KH Moh Zuhri Zaini: Meneladani Sikap Nabi

ALFIKR.CO, PAITON- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada tanggal 29 Oktober 2020 ditengah wabah Covid-19. Hal itu, merupakan momentum penting dalam merefleksikan dan meneladani peran Nabi Muhammad SAW, termasuk dalam menyikapi penyebaran wabah virus.

Ungkap Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid, KH Moh Zuhri Zaini, ketika awak ALFIKR.CO melakukan wawancara tentang Maulid Nabi Muhammad SAW ditengah wabah Covid-19, di kediamannya, pada Rabu, (29/10/2020).

“Cara meneladani Nabi Muhammad SAW itu, dengan mengikuti sunnah-sunnahnya, termasuk yang berkaitan dalam penyebaran virus,” tutur beliau.

Sebagaimana hadistnya; “Apabila kalian mendengar ada suatu wabah di suatu daerah, maka janganlah kalian mendatanginya. Sebaliknya, kalau ada wabah tersebut berjangkit di suatu daerah sedangkan kalian berada disana, maka janganlah kalian keluar melarikan diri sendirinya”.

Jadi, bila terjadi wabah di dalam suatu daerah. Lanjut Kiai Zuhri, maka warga yang berada di dalam tidak diperbolehkan keluar, dan juga sebaliknya. Hal itu, juga sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan dan dijalankan pemerintah dalam menangani virus Covid-19 .

Kalau di pesantren maulid Nabi Muhammad SAW tetap diadakan, agar tidak lupa dan termotivasi untuk meneladaninya, sembari menjalankan protokol kesehatan. "Santri yang sudah berada di dalam pesantren, tidak diperbolehkan keluar. Jika ada yang sering keluar, tidak boleh berbaur dengan santri lainya,” kata putra kelima, pendiri pondok pesatren Nurul Jadid, KH Zaini Mun’im.

Berita Lainnya

Facebook about this post